Ratusan warga asal Kelurahan Banjaran dan Jagalan, diketahui masuk kategori Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendatangi Gedung Aula Kantor Kelurahan Banjaran Kecamatan Kota Kediri untuk mengurus pengambilan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah pusat, Senin (11/5/2020). Foto : A Rudy Hertanto
Warga tampak antri berkerumun di halaman kantor kelurahan menunggu giliran masuk ke dalam gedung, petugas memberlakukan pemeriksaan suhu tubuh memakai thermal gun kepada setiap orang yang masuk.
Sementara di dalam gedung, proses pengambilan KKS berjalan tertib mengindahkan anjuran dan protokol kesehatan pemerintah di masa pandemi corona virus disease 2019 (covid-19), jaga jarak dan memakai masker, petugas perbankan ada yang memakai pelindung wajah (face shield) dan meja pelayanan loket portable bersekat tembus pandang.
Suratno Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) wilayah Kota, Dinas Sosial Kota Kediri selaku koordinator kegiatan saat ditemui mengatakan, pembagian kartu perluasan untuk penangganan dampak covid-19 di Kota Kediri ini dari pemerintah pusat nilainya sebesar total Rp. 300 ribu (Pusat Rp. 200 ribu pusat dan provinsi Rp. 100 ribu) per bulan selama tiga bulan (April-Mei-Juni).
Setelah itu per bulannya menjadi Rp. 200 ribu yang diperkirakan sampai September dan seterusnya, jenis bantuannya berupa sembako, jadi nantinya KKS tersebut dapat digunakan untuk berbelanja, transaksi pangan atau kebutuhan pokok seperti beras, telur dan lainnya di e-warung, tidak bisa diambil tunai.
Suratno menerangkan, di waktu yang sama pembagian KKS juga dilakukan di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Mojoroto dan Pesantren, memang ada jadwal dalam penyaluran KKS BPNT ini sehingga pembagiannya dilakukan secara bertahap.
Dengan adanya pembagian KKS BPNT Pusat dari Bank Mandiri, maka BPNT Daerah yang sebelumnya sempat dibagikan dari Bank BNI ditarik, mengenai penggunaan KKS ke depan akan ada pemberitahuan dan sosialisasi lebih lanjut.
Disinggung penerapan physical distancing (jaga jarak) yang tak berjalan di lokasi, Suratno mengaku kesulitan mengatur warga yang rata-rata telah lanjut usia (lansia), beberapa diantaranya ada yang pikun (lupa), kendati saat pemberitahuan pihaknya telah melakukan sosialisasi seperti anjuran membawa kartu BPNT Daerah untuk ditukar, namun ketika pengambilan tiba, ada yang tidak membawanya.
Soetomo (62) penerima KKS warga Kelurahan Banjaran Kecamatan Kota Kediri yang kesehariannya berprofesi sebagai pekerja serabutan mengungkapkan, ia belum tau mendapatkan bantuan uang atau sembako dari kartu tersebut.
Dikatakan Soetomo, ia menunggu intruksi lebih lanjut dari kelurahan terkait penggunaan Kartu Keluarga Sejahtera yang telah dibawanya tersebut. (A Rudy Hertanto)
